Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gibran disebut gunakan APBN untuk pencitraan lewat sembako, tiru Jokowi dulu ?

Sabtu, 30 November 2024 | November 30, 2024 WIB Last Updated 2024-12-11T15:04:37Z
Sembako yang dibagikan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming kepada warga di Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Kamis (28/11/2024) menjadi topik pembicaraan hangat hingga saat ini. Mayoritas warganet mengkritik keras sembako yang dibagikan tersebut.

Bukan tanpa sebab, tas sembako itu rupanya memiliki logo Istana Negara dengan keterangan "Bantuan Wapres Gibran". Dalam foto yang beredar di media sosial, sembako tersebut dibagikan menggunakan tas berbentuk totebag berwarna biru.

Beredarnya sembako "Bantuan Wapres Gibran" membuat warganet menyamakannya dengan sembako yang dulu pernah dibagikan oleh Presiden 
Jokowi. Beberapa warganet menyebut jika pembagian sembako yang dilakukan Gibran hanya untuk pencitraan.

Dengan tercetaknya keterangan "Bantuan Wapres Gibran" pada tas sembako tersebut, putra sulung Joko Widodo itu dinilai seolah-olah memberikan bantuan atas nama dirinya sendiri, bukan 

pemerintah. Selain itu, sumber dana yang digunakan untuk membeli sembako tersebut juga dipertanyakan karena warganet menduga jika sembako dibeli menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Hal ini dicuitkan oleh salah satu warganet dengan akun X @Anak__Ogi pada 29 November 2024.

"Bapaknya parah, anaknya lebih parah. Dulu Mulyono @jokowi cuma bantuan presiden. Ini anaknya, bantuan wapres Gibran. Tiru bapaknya pakai APBN untuk pencitraan. Bapaknya yang tanpa nama aja diklaim bantuan Jokowi, apalagi 

anaknya yang pakai nama. Rusak sappo, presiden @prabowo kalah cepat," cuit pemilik akun.

Pemilik akun tersebut mengunggah dua gambar sembako yang pernah diberikan Jokowi dan Gibran Rakabuming.

Sembako yang diberikan Jokowi memiliki keterangan "Bantuan Presiden Republik Indonesia" dengan tas berwarna merah dan putih. Saat ditelusuri, sembako tersebut dibagikan ketika Jokowi 

menggelar open house untuk masyarakat umum di Istana Kepresidenan pada April 2024.

Follow @suaradotcom | @suarajatim_id | @suarajawatengah_id | @suarajogja_id |@suarajabar_id |@suara_sulsel_id
×
Berita Terbaru Update