Cicalengka/Bandung, Media Sakti id,- Milangkala 3 tahun Himbar Rekep Dengdeng papak salwa. Dengan temakan mempersatukan organisasi yang ada di wilayah Cicalengka khusus nya yang ada di wilayah kampung Cikurutug RW 13 Desa Cicalengka Wetan yayasan Himbar Sunda Kiwari mengadakan sukuran yang 3 tahun
Dalam acara tersebut tidak lupa hadir dari pihak kecamatan, Polsek dan desa yang semuanya hadir, juga hadir juga dari perwakilan ormas yang ada di wilayah DPP BADUGA, karang taruna garda 13,324 SC Cicalengka dan komunitas Sunda selamanya.
Untuk memeriahkan acara Himbar Sunda Kiwari menampilkan beberapa pasang giri, ada pasang giri pencak silat dari PPSI DPC kecamatan Cicalengka dan ada juga penampilan pasang giri pop Sunda se-cicalengka.
Dalam Perayaannya Ketua Umum BP Agus S PD menyampaikan kami mengucapkan terima kasih banyak kepada semua rekan ormas dan organisasi yang ada di wilayah yang telah mendukung acara ini.
Tidak lupa juga saya sangat bangga dengan semua panitia, sinergitas kabeh dulur kang sandi Lesmana sejati sebagai ketua pelaksana kegiatan, sekjen Himbar sekaligus sekjen Baduga yang sudah bekerja tanpa lelah mencurahkan seluruh tenaga dan pikiran nya.
Semoga apa yang telah dilakukan menjadi amal baik bagi kita semua, dengan temakan mempersatukan ormas dan organisasi yang ada di wilayah mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan memajukan wilayah.
Dan alhamdulilah juga acara ini dihadiri oleh bintang tamu Yayan Jatnika, selain itu juga kami memberikan santunan buat anak yatim & kaum duafa sebanyak 42 orang dan 20 peserta lomba pasang giri pop Sunda dari berbagai perwakilan daerah Rancaekek, cicalengka, Nagreg.
H Yogi sebagai ketua umum Baduga ikut berbicara dalam acara tersebut dan beliau menyampaikan sangat berterima kasih kasi karena sudah di berikan waktu untuk berbicara, “saya men doa kan semoga yayasan Himbar Sunda Kiwari semakin maju, selalu bisa menjadi suri teladan buat semua organisasi yang ada di wilayah
Amanat dan harapan ketua umum Baduga buat sinegritas Kabeh dulur yang dikukuhkan di acara Milangkala yayasan Himbar Sunda Kiwari, sinegritas Kabeh dulur harus bisa menjembatani setiap hal yang berkaitan dengan kemajuan.
Seni kedepannya pun harus pula mampu menjadi pionir yang menciptakan rasa nyaman dan menumbuh kembangkan Seni yang dapat diandalkan, harus kita ketahui bahwa Seni bukan hanya menjadi alat tontonan semata, akan tetapi bagaimana Seni itu dapat mengubah paradigma yang negatif terhadap sesuatu kebiasaan buruk agar dapat menjadi sebuah tuntutan yang jauh lebih bermanfaat,” ujarnya.
(Ajat Suderajat).