Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

𝗔𝗸𝘀𝗲𝘀 𝗝𝗮𝗹𝗮𝗻 𝗗𝗶𝘁𝘂𝘁𝘂𝗽 𝗞𝗮𝗿𝗲𝗻𝗮 𝗞𝗲𝗸𝗲𝘀𝗮𝗹𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗺𝗶𝗹𝗶𝗸 𝗧𝗮𝗻𝗮𝗵, 𝗦𝗲𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗝𝗲𝗽𝗮𝗿𝗮 𝗠𝗲𝗺𝗶𝗹𝗶𝗵 𝗠𝗲𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴𝘂𝗻 𝗝𝗲𝗺𝗯𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗕𝗲𝘀𝗶 𝗣𝗿𝗶𝗯𝗮𝗱𝗶

Minggu, 01 Desember 2024 | Desember 01, 2024 WIB Last Updated 2024-12-11T15:04:37Z

Aksi warga Jepara bernama Sunardi (70) yang membangun jembatan di atas sungai dari rumahnya menuju jalan, viral di 

internet. Pembangunan jembatan tersebut lantaran akses jalan satu-satunya ke rumahnya telah ditutup oleh pemilik tanah karena perselisihan. Tak disangka, ia 

membangun jembatan senilai sekitar Rp 250 juta supaya memiliki akses jalan. Ketika viral, tetangganya yang berinisial S, kembali membuka akses jalan untuk Sunardi.
.
Melansir detikJateng (20/11) lokasi kejadian itu berada di Demaan, Jepara, Jawa Tengah. S di atas tanahnya sendiri, telah memberikan akses jalan selama 27 

tahun untuk keluarga Sunardi. Akses jalan tersebut tepatnya berada di garasi mobil milik S. S mengaku sempat kesal karena keluarga Sunardi memacu kendaraannya kencang ketika melewati akses tersebut. Ia kesal lantaran memiliki cucu yang masih kecil.
.
Mencapai titik didih emosinya, S menutup akses jalan untuk keluarga Sunardi pada 19 Agustus 2024. S sebenarnya sudah 

berencana menawarkan perjanjian tertulis untuk memberikan waktu 2 tahun memakai akses jalan. Setelahnya pindah atau tidak, S menyerahkan kembali 

keputusan pada Sunardi. Namun Sunardi memilih untuk tidak lewat dan kemudian membangun jembatan sendiri.
.
Jembatan besi sepanjang 22 meter dan lebar 1,5 meter di atas Sungai Kanal, Demaan, itu mulai dibangun pada 23 Agustus lalu dan telah dipakai sejak 8 November. Pembangunan jembatan 

dikatakan sudah 90%. Ditaksir senilai Rp 250 jt, jembatan itu dibangun atas dana beberapa keluarga besar Sunardi yang mapan. Lantas bagaimana dengan legalitas jembatan tersebut?
.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Jepara, Ary Bachtiar, memberikan keterangan pada detikJateng (20/11) bahwa keluarga Sunardi sebelumnya sudah pernah 

mengajukan rekomendasi membangun jembatan. Ia menegaskan membangun jembatan pribadi di sempadan sunga tidak diperbolehkan tanpa izin. Proses perizinan harus melalui proses kajian kesesuaian 

kegiatan pemanfaatan ruang, status tanah, dan kajian lingkungan. Namun belum mendapat izin karena masih dikaji, keluarga Sunardi sudah membangun jembatan tersebut.

IDWS.
×
Berita Terbaru Update