BERITANEWS44-COM.-Pernyataan mantan Menko Polhukam Mahfud MD soal dugaan keterlibatan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi dalam kasus judi online (judol) menuai respons keras. Organisasi relawan Pro Jokowi (Projo) menyebut tudingan tersebut sebagai fitnah.
Mahfud MD dalam pernyataannya menyebut bahwa informasi mengenai dugaan keterlibatan Menkominfo Budi Arie dalam kasus judi online telah lama beredar di kalangan penegak hukum. Ia menyatakan ada kabar terkait tempat, jumlah, bahkan video yang semestinya ditindaklanjuti secara serius oleh aparat penegak hukum.
"Informasi itu sudah lama beredar, bahkan di institusi-institusi penegak hukum. Ada lokasi, nilai, dan video. Jadi ini bukan omong kosong," ujar Mahfud dalam pernyataan publik, Selasa (28/5/2025).
Mahfud juga mendorong agar Kejaksaan dan TNI turut dilibatkan dalam pengusutan, mengingat ada dugaan kuat bahwa kasus ini memiliki 'bekingan' dari kalangan berpengaruh.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Projo, Freddy Alex Damanik, mengecam pernyataan Mahfud. Ia menilai tudingan itu sebagai fitnah dan membangun narasi buruk tanpa bukti.
"Tidak ada satu pun bukti, saksi, atau fakta yang mendukung tuduhan tersebut. Ini fitnah yang mencemarkan nama baik dan kredibilitas Budi Arie," tegas Freddy.
Di sisi lain, beredar rekaman suara yang diduga milik Budi Arie, yang menuding PDIP dan Kepala BIN Budi Gunawan berada di balik masifnya pemberitaan tentang dirinya. Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi mengenai keaslian rekaman tersebut.
Pengamat komunikasi politik, Hendri Satrio, menilai Menkominfo perlu segera memberikan klarifikasi terbuka agar polemik tidak terus berkembang.
