Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Presiden Prabowo mencopot politisi PDI-P Hendrar Prihadi dari Kepala LKPP. Tulis banyak kepala berita (headline) di media hari ini.

Sabtu, 20 September 2025 | September 20, 2025 WIB Last Updated 2025-09-20T08:30:21Z

BERITANEWS,44,COM-Hendrar Prihadi atau kerap disapa Hendi dulunya adalah Wali Kota Semarang dua periode dari tahun 2013-2022. 

Selesai masa jabatannya sebagai Wali Kota di tahun 2022, ia adalah kandidat terkuat yang akan diusung PDI-P pasca Ganjar Pranowo yang juga akan menuntaskan dua periode jabatannya sebagai Gubernur Jateng. 

Saat itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming juga sempat diproyeksikan oleh Jokowi jadi Gubernur Jateng. 

Jokowi lalu bicara dan tanya  ke Hendi, apakah akan maju jadi Cagub Jateng berikutnya atau tidak. Soal putusan PDI-P tentu belum diputuskan apa-apa saat itu karena Pilkada baru akan terjadi di tahun 2023 atau 2024 (jadwal belum pasti). 

Hendi lalu dikasih jabatan Kepala LKPP oleh Jokowi ditahun 2022. Itu semacam insentif politik agar Gibran yang maju di Pilkada Jateng dan Hendi tidak maju.

Dinamika politik berubah. Hubungan Jokowi dan PDI-P memburuk ditahun 2023, pasalnya Gibran ternyata diproyeksikan jadi Cawapres. Dan Menang. 

Setelah kekalahan Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024, sebenarnya Hendi tak punya harapan apa-apa di LKPP termasuk mati-matian pertahankan jabatan. Istilahnya tahu diri lah, kan di pihak yang kalah. 

Hendi akhirnya maju jadi Cawagub di Pilkada Jateng 2024  mendampingi Andika Perkasa. Dan kalah. 

Setelah kalah. Hendi kembali ke LKPP. Prabowo sebagai presiden belum menggantikannya. 

September 2025, Hendi direshuffle oleh Presiden Prabowo.

-----

Digantinya Hendi dari Kepala LKPP tentu menjadi kewajaran. Pasalnya ia menduduki jabatan itu tanpa komitmen antara PDI-P dan Presiden Prabowo secara kelembagaan partai, yang mana sebelumnya sikap PDI-P adalah diluar pemerintahan sebagai partai penyeimbang. 

Soal alasan mengapa dalam 10 bulan terakhir Hendi tidak diganti, itu hak prerogatif Prabowo sebagai presiden. 

Mungkin kelupaan atau mungkin masih menghitung situasi politik karena PDI-P adalah peraih kursi terbesar di Senayan 

Pun pergantian Hendi sepertinya tidak mengubah sikap PDI-P dengan dukungannya terhadap program-program Prabowo, sebagaimana sikap di Kongres Bali 2025. @anwarsaragih_
×
Berita Terbaru Update