Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

KPUD KOTA BANDUNG PATUT DI EVALUASI ULANG NAMPAK ADA KEJANGGALAN DLM KEBIJAKAN.

Senin, 02 Desember 2024 | Desember 02, 2024 WIB Last Updated 2024-12-11T15:04:37Z
      _________÷÷÷________
Melalui DKPP Penyelenggara Pilkada dalam hal ini KPUD patut di evaluasi dari hasil Pesta Kontestasi Plikada sampai selesai, nampak ada kejanggalan dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Disinyalir patut di duga ada oknum yang bermain degan salah satu Paslon yang tanpak masiv dan terstruktur. 
         
Jika ini terjadi sangat di sesalkan lembaga yg kita hormati kotor karna oknum KPUD yang bermain peta umpet dengan Paslon/ otoritas yg punya kekuasaan dan yang meyalah gunakan kekuasaan. 
          
Satu contoh DKPP berhentikan Ummi Wahyuni dari Jabatan Ketua KPU Jabar,
Ada apa dengan ini !!!

Sepantasnya dari hasil Pilkada Kota Bandung, Perlu di evaluasi ulang sebelum masa penetapan. DKPP harus turun dan bertanggung jawab, pada Pilkada Kota Bandung, yang di anggap tidak wajar 

dalam perolehan suara ahir. Bahkan unsur yang di duga terlibat diantaranya Para RW RT PKK PKH KARANG TARUNA DAN LINMAS Serta Ketua FORUM RW KOTA BDG. ini semua pihak yang terkait dapat memferifikasi betul dan tidaknya terjadi. Jangan menjadi fitnah yg berkelanjutan patut di buktikan dengan 2 alat bukti yang ada.
        
Peran Serta Paslon dari pasangan no. 12 dan 4 melalui lembaga hukum/ advokasi pengacara masing masing seharusnya sudah turun melihat meninjau bukti bukti kecurangan yg di lakukan di duga Paslon no.3 , jika terbukti pendapat saya sebagai Pegamat Kebijakan Publik dan Politik, patut diselesaikan secara hukum yg berlaku. 
         
Apakah ada Pemilihan ulang atau Kebijakan apa yg akan di ambil lainya dan tidak merugikan Para Paslon dan masyarakat Publik Kota Bandung. 
          
Demokrasi di indonesia melihat stuasional masyarakat blom tepat, masih dapat di pegaruhi dengan uang receh yang di bagikan oknum Para Paslon. Dan tidak di fikirkan 5 tahun ke depan apa yg terjadi. 
          
KPU RI Harus bertanggung jawab atas pelaksanaan serentak Pilkada yg terjadi kasus yg tidak sehat kita lihat dan tidak memberikan edukasi bagi masyarakat. 
            
Aturan aturan KPUD terkadang tidak sejalan dengan cultur masyarakat setempat. Satu contoh RW lain masuk pada TPS lain RW artinya kesenjangan dan kehawatiran masyarakat tuk nyoblos 

daerah bukan kekuasaanyah akan merasa risih, ahirya banyak yg Golput alias tidak nyoblos. Ini kerugian besar 1 suara sangatlah menentukan kemenangan, Pemerintah Pusat melalui otoritas Kebijakan Pusat, Presiden Republik Indonesia PRABOWO harus melihat apa yg terjadi venomena di masyarakat. Sy berharap PRABOWO dapat menuntaskan nya. 
          
Termasuk KPU RI patut di evaluasi kinerja dan pelaksanaan sampai turunanya. 
       
Semoga ini menjadi bahan pelajaran mahal bagi masyarakat indonesia wabil khusus Kota Bandung, dan Jangan terulang lagi 5 tahun ke depan lebih profesional dan Demokratis Serta tranfaran dalam pelaksanaan.
     
Wass....
PEGAMAT KEBIJAKAN PUBLIK
   
DAN POLITIK. 
R. WEMPY SYAMKARYA.
×
Berita Terbaru Update