Khususnya di Jakarta, orang yang akan menikah Calon Pengantin / CATIN-nya harus diuji dulu dengan berbagai macam tes.
Mulai dari ujian tes lab untuk mengetahui ada atau nggaknya penyakit menular pasangan (HIV & AIDS, Hepatitis, Sipilis, Gonore), abis itu tes ilmu pengetahuan medis tentang organ reproduksi, sampai ke tes psikologi.
Setelah semuanya diuji, Catin juga wajib menerima bimbingan konseling pra-nikah dulu supaya tau hak dan kewajiban peran masing-masing seorang suami dan istri.
Kalau sudah mengikuti semua tes ujian dan dinyatakan lulus serta sudah mengikuti bimbingan konseling barulah terbit sertifikat kayak begini sebagai syarat diajukan untuk daftar ke KUA.
Jangan salah lho, isi soal tesnya bukan soal "formalitas" 1 + 1 = 2 gitu, tapi beneran teknikal dan medis banget.
Treatment-nya juga dibikin kayak lagi ujian di sekolah atau kampus, telat datang = disuruh pulang, nyontek = disuruh pulang, gagal tes = disuruh pulang.
Tapi tenang aja, si Catin sebelum diuji dengan soal tes dikasih materi pembelajaran dulu di aplikasi "Kescatin" yang bisa di download di Appstore sama Playstore.
Yang penasaran bisa cek aja materinya disana.
Serangkaian tes dari pemerintah ini dilakukan sebagai upaya agar mencegah terjadinya peningkatan grafik perceraian akibat pernikahan yang dianggap belum matang.
Sehingga orang yang mau menikah saat ini harus di gembleng dulu dan membuktikan kalau dirinya siap dan matang.
Di Puskesmas saya lihat ramai betul Catin yang mau menikah, tapi saat ikut tes ujian lumayan ada banyak yang nggak lolos.
Tes ini agak sulit juga lewat jalur pungli karena tahapannya berlapis-lapis melewati beberapa kepala.
Bayangin aja kalau nyogok berarti mesti ngasih makan berapa orang tuh mulai dari RT, RW, Puskesmas, Kelurahan sampai KUA. 😅
Waktu saya temenin birokrasi surat sehatnya nyonya besar di Bandung sih belum ada penerapannya kayak gini, padahal Bandung termasuk salah satu kota besar di Indonesia.
Jadi asumsinya serangkaian tes ini baru diterapkan di DK Jakarta. Mudah-mudahan di kota-kota, daerah dan pelosok lain bisa segera diterapkan ya.
Sumber:cakraadin
